Murka Prasejarah: Murid Pertama Sekte Jie

Murka Prasejarah: Murid Pertama Sekte Jie

Penulis: Sayap Sang Dewa Kematian 0
29ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
100bab Capítulo

Terlahir kembali di dunia Honghuang, aku menjadi murid utama dari Sekte Jie, memikul tanggung jawab besar untuk membangkitkan kembali kejayaan sekte tersebut. Namun, sayangnya, kekuatan ilahi tak mamp

Bab Satu: Kelahiran Kembali di Honghuang

Di sebuah ruang yang diselimuti kabut kelabu, gelap gulita membentang tanpa batas, tanpa arah, penuh limpahan energi spiritual yang liar sekaligus berbahaya—beginilah rupa kekacauan abadi, saat semesta baru saja terbuka.
Kekacauan tak mengenal waktu; tak seorang pun tahu telah berlalu berapa miliar tahun, hingga tiba-tiba, di tengah kehampaan tanpa ujung itu, terdengar satu helaan napas lembut. Suara itu lirih, namun menggema ke seluruh penjuru kekacauan.

“Guruh...”

Begitu helaan napas itu mereda, kekacauan pun meledak dalam dentuman dahsyat, energi spiritual mengamuk tiada tara, desiran-desiran aura menakutkan mencabik-cabik kekacauan, mengguncang kehampaan purba. Dunia kekacauan hancur lebur dalam hempasan aura yang mengerikan itu.

Entah telah berlalu berapa lama, dunia kekacauan yang hitam kelam tak lagi seperti semula; lembaran demi lembaran kekacauan pun berubah menjadi cahaya, terang dan gelap pun terpisah jelas, dan energi spiritual pun perlahan menjadi stabil.

“Hah!”

Melihat perubahan dunia kekacauan, sosok raksasa yang berdiri di kedalaman kekacauan itu pun menghembuskan napas berat; napas itu segera berubah menjadi angin badai, melesat jauh ke cakrawala.
Raksasa itu, meski tampak kuat dan penuh daya, kini wajahnya pucat, tubuhnya lelah tak berdaya. Dialah sang Dewa Purba yang terlahir dari kekacauan abadi—Pangu.

Usai menghela napas berat, Pangu kembali melanjutkan tugas sucinya. Kapak raksasa di tangannya terus diayunkan, tiap tebasan menembus kekacauan, memecah dan mencerai-beraikannya.

Tiba-tiba, seberkas pe

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait