Cultivo Imortal: Eu Crio Bichos-da-Seda Celestiais em Yunjiang

Cultivo Imortal: Eu Crio Bichos-da-Seda Celestiais em Yunjiang

Penulis: Bai Hao Ye
47ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
300bab Capítulo

As vastas terras de Yunjiang abrigam incontáveis seitas de cultivadores, onde poderosos movem montanhas e mares, e gênios alcançam o estágio de Jindan em um único dia. Entretanto, Lin Ke, apenas um di

Jilid Satu Bab 1 Istana Niwan! Langit Bulat dan Bumi Persegi!

Yunjian, di tepian Sungai Merah, Pegunungan Penuai Racun.

Dunia ini begitu luas dan mempesona. Saat pertama kali tiba di sini, Lin Ke langsung bisa merasakan betapa luar biasanya dunia ini. Namun, apa gunanya jika dunia ini mempesona? Ia hanyalah murid luar biasa yang biasa-biasa saja, memiliki bakat yang pas-pasan, dan kebetulan bernama "Lin Ke". Tidak ada satu pun hal yang bisa dibanggakan oleh seorang penjelajah waktu seperti dirinya.

"Lin Ke, hari ini kau akan mengambil alih Taman Qingsang. Ingatlah tugas bulananmu, jika gagal, kau akan diusir dari sekte dan kultivasimu akan dimusnahkan."

Sebuah suara terdengar dari luar pintu, itu adalah kakak seperguruan Lin Ke. Setelah berkali-kali gagal dalam ujian karena kekuatannya yang tidak mencukupi, kakak seperguruan inilah satu-satunya orang yang masih peduli padanya. Banyak yang gagal dalam ujian, tetapi ini adalah kesempatan ketiganya, yang juga merupakan kesempatan terakhir. Jika ia melewatkan kali ini, bisa dipastikan ia tidak akan pernah bisa naik menjadi murid dalam, kecuali ia memberikan kontribusi besar di kemudian hari.

"Kakak, kembalilah," jawab Lin Ke dengan senyum ke arah pintu. "Ulat Sutra Emas Hitam di Taman Qingsang akan kurawat dengan baik." Ia tidak berani keluar, takut jika kakak seperguruan yang mengenal pemilik tubuh aslinya itu akan menyadari keanehan pada dirinya.

"Berhati-hatilah..." suara sang kakak penuh dengan penyesalan. "Aku membawamu masuk ke Sekte Sayap Emas dengan harapan bisa membukakan jalan menuju keabadia

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait