Bab 4 Bukan Anak Muda Ceroboh, Melainkan Raja Neraka yang Hidup
Seperti biasa, Li Rui sudah memiliki rencana di dalam hatinya.
"Kak Ba, apa atribut awal terbaik itu?"
"Sampai saat ini, rekor tertinggi agen rahasia nasional adalah satu bakat awal dan sepuluh poin atribut awal," jawab Wang Ba. "Tentu saja, itu baru permulaan. Setelah pendaftaran, kau akan memasuki berbagai skenario, meningkatkan level agen rahasiamu, dan saat itu kau masih punya kesempatan mendapatkan lebih banyak poin atribut, keterampilan, dan bakat. Semua kekuatan itu juga akan berpengaruh di dunia nyata."
"Tapi itu urusan nanti. Sekarang, yang perlu kau lakukan hanyalah menjalani proses pendaftaran pemula setengah jam lagi. Tak perlu memikirkan rekor tertinggi. Dapat empat poin atribut awal saja sudah lulus."
"Baik, terima kasih, Kak Ba, terima kasih, Kak Yan," jawab Li Rui dengan sopan.
Wen Yan memang menyukai pemula yang sopan dan beretika. Ia menggenggam tangan Li Rui dan berkata, "Ikut aku."
Mereka berdua memasuki sebuah ruangan tanpa jendela di sebelah. Di dalamnya terdapat sebuah kursi mirip kursi pijat, namun terdapat besi pengikat yang jelas di bagian tangan dan kaki.
"Begitu masuk ke dunia rahasia, kau akan kehilangan kesadaran. Ini semua demi keamanan," jelas Wen Yan.
Li Rui mengangguk tanda paham, duduk di kursi, dan mengaitkan besi pengikat. Wen Yan lalu mengambil pelindung gigi sekali pakai, seperti yang dipakai petinju saat bertanding.
"Agar tak tergigit lidah saat tak sadar," ia menambahkan.
Setelah semua siap, Wang Ba dan Wen Yan duduk di ruangan, yang satu menggoyangkan kaki kiri, yang satu lagi kaki kanan, jelas keduanya juga tegang.
"Tenang saja, tak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Li Rui.
"Ya, aku akan berusaha... Tapi kenapa malah kau yang menenangkan kami?!" Wang Ba kagum akan ketenangan anak muda itu. "Tapi jangan terlalu meremehkan. Ingat, administrator itu akan melakukan segala cara untuk mengurangi atribut awal pemula. Ia akan menghinamu, menipumu, menggunakan segala cara untuk memperberat kondisimu di awal. Hadapilah dengan tenang, jangan rendah diri maupun arogan. Selama ia tak menemukan celah, kau akan baik-baik saja, paham?"
"Ya," jawab Li Rui asal-asalan.
Hitungan mundur hampir selesai. Dalam detik-detik terakhir, ia merasakan kantuk yang tak tertahankan. Begitu matanya terpejam, kesadarannya pun menghilang.
......
Sss...
Kesadaran Li Rui jatuh dalam kegelapan tanpa batas, terasa setidaknya belasan detik. Kemudian, muncul cahaya di bawah sana. Ketika mendekat, barulah ia melihat sebuah panggung berlapis marmer hitam.
Bugh!
Li Rui jatuh di atas panggung, tubuhnya benar-benar merasakan sakit di beberapa bagian, namun tak mengalami cedera apa pun.
Ia mengangkat kepala, dan melihat di depannya sebuah meja kantor dari kayu solid. Di tepi meja duduk sebuah boneka kayu dengan seragam warna merah dan hijau, kedua kakinya menggantung di udara, sendi-sendinya berbunyi kaku.
"Kurus, lemah, tak terlihat pintar, dan wajahmu juga tampak sial. Benar-benar pemula tolol," suara kaku keluar dari mulut boneka itu. "Meski aku tak ingin mengucapkannya padamu, namun kode utama mengharuskanku berkata: Selamat datang di Permainan Dunia Rahasia Global!"
Sekejap, Li Rui paham mengapa Wang Ba begitu membenci makhluk ini.
"Kau administratornya?" tanya Li Rui.
"Pakai otak manusiamu itu, tentu saja! Siapa lagi kalau bukan aku? Jangan bengong, cepat ke sini," boneka itu melompat turun dari meja, mengeluarkan beberapa lembar perjanjian dari belakang dan melemparkannya ke meja. "Tanda tangani. Setelah itu, kau resmi jadi agen rahasia. Cepat, jangan buang waktuku."
Li Rui mengambil perjanjian utama, isinya mirip disclaimer game, bahkan ada verifikasi anti-kecanduan. Tapi di bagian akhirnya...
[Segala risiko tak terduga dalam Permainan Dunia Rahasia yang membahayakan keselamatan pemain, sepenuhnya menjadi tanggung jawab sendiri.]
Mengetahui berbagai provokasi itu tak berpengaruh padanya, boneka itu jadi tak puas.
"Jangan bertele-tele, pemula! Cepat tanda tangan!" Ia mulai kesal dan mengubah strategi. "Dengan kebodohanmu yang sekarang, aku bahkan hanya mau memberimu satu poin atribut saja."
Tiba-tiba ia melompat ke meja, tersenyum sinis dari atas, "Tapi... Aku ini administrator yang baik hati, jadi kuberikan dua poin. Cepat tanda tangan selagi aku masih berbaik hati."
Li Rui menggaruk pipi dengan telunjuk. "Bagaimana cara tanda tangannya?"
Boneka itu menyadari kesalahannya. Ternyata manusia muda di depannya ini mudah dibodohi. Ia pun jadi gembira.
Plak.
Ia melompat turun, mengulurkan tangan kanan. Bersamaan, lembaran perjanjian itu melayang dari tangan Li Rui, hancur seperti masuk mesin penghancur kertas, lalu berubah menjadi aliran data bercahaya yang melingkar di lengan si boneka.
"Genggam tanganku, nanti akan kukoneksikan kau ke sistem untuk menyelesaikan pendaftaran. Tak perlu berterima kasih," kata sang administrator dengan senyum penuh harap. Pemula bodoh ini lebih mudah dibodohi dari dugaannya.
Li Rui mengangguk dan mengulurkan tangan kanannya, menggenggam tangan boneka itu.
Saat itu juga, semua aliran data menyusut tajam, seolah tertarik ke titik pertemuan tangan mereka.
Mulut boneka itu melengkung.
"Hahaha! Pemula bodoh, kau tertipu. Sebenarnya atribut awalmu bisa lebih tinggi, hanya saja aku menipumu dengan kecerdasanku... eh? Aaa—"
Belum selesai bicara, suara boneka itu terputus digantikan jeritan.
Karena Li Rui tak peduli pada soal kecerdasan, ia malah menarik boneka itu ke pelukannya, lalu menghantamkan siku ke dadanya.
Lalu...
Pukulan lurus ke langit! Tubrukan baja! Macan mendaki tebing!
Satu rangkaian serangan mulus, Li Rui mengayunkan boneka setinggi satu meter empat itu ke pundaknya dan membantingnya.
Duk!
Boneka itu tergeletak di lantai, kepalanya berdengung. Belum sempat bicara, ia sudah merasa tubuhnya ditekan.
Li Rui duduk di atasnya, kedua tangan boneka itu dipelintir ke belakang. "Belum selesai pendaftarannya, kan? Aku ingin bicara denganmu."
"Kau habis! Kau tahu siapa aku? Kau—" boneka itu menjerit histeris.
Plak!
Li Rui menampar wajahnya.
"Aku peringatkan—"
Plak!
"Perbuatanmu ini—"
PLAK!
"Jangan—"
PLAK!!!
"Aku salah! Aku salah, maaf!" boneka itu menelungkup di lantai, suara dengungan di kepalanya makin keras.
Apa-apaan ini, bukan pemula tolol, ini iblis hidup!
Li Rui menatapnya dari atas. "Sekarang, bisa kita bicarakan dengan tenang?"
Berbicara sambil duduk di atas orang, kau sebut itu tenang?!
Boneka itu hanya mampu mengangguk keras, menahan marah.
"Aku tanya, berapa maksimal atribut awal?"
"Sepuluh, dua belas."
"Selain poin atribut?"
"Satu keterampilan, satu bakat. Paling hanya itu."
Li Rui berpikir sejenak. "Perlengkapan?"
"Tidak ada perlengkapan!"
PLAK PLAK PLAK PLAK PLAK.
Beberapa tamparan lagi mendarat.
"Kakak, kumohon! Ini ruang pemula, sungguh tak ada perlengkapan!"
"Kau administrator, tak bisa keluarkan beberapa barang?"
"Aku cuma penjaga jaringan! Tak bisa ubah program, mengerti?!"
Li Rui mengangguk. "Kalau begitu, beri aku atribut dan keterampilan dengan spesifikasi tertinggi."
Kali ini, boneka itu sama sekali tak berani membantah, langsung berkata, "Kakak, lepaskan dulu aku."
Li Rui sudah yakin makhluk ini benar-benar tak punya keunggulan fisik, jadi ia melepaskannya.
Boneka itu benar-benar tampak sudah tunduk pada si bandit ini, lalu mereka kembali berjabat tangan.
Li Rui melihat sebuah kotak dialog muncul di hadapannya.
[Poin atribut +12.]
[Anda mendapatkan bakat baru.]
[Anda mendapatkan keterampilan baru.]