Contos das Sombras

Contos das Sombras

Penulis: Beijar as pontas dos dedos
33ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
133bab Capítulo

Nas sombras da cidade, quantos olhares espreitam a prosperidade sob as luzes?

Bab 1: Pemuda

Pada malam pertengahan musim panas, lampu-lampu jalanan selalu dikerumuni oleh kawanan serangga terbang yang tak terhitung jumlahnya.

Terutama di dalam gang-gang sempit, di mana cahaya dan bayangan saling berkelindan, serta anjing dan kucing liar berkeliaran dan saling menggigit.

Seorang remaja laki-laki yang mengenakan seragam SMA Negeri 2 Shentu Kota Hai, mengendarai sepeda tua menyusuri gang tersebut.

Bunyi kelontang-kelontang dari sepedanya berpadu dengan desis masakan dari jendela-jendela di sekitarnya serta tangisan anak-anak, menambah kental suasana kehidupan sehari-hari.

Tepat di tikungan depan, seorang pria yang memikul keranjang dagangan muncul di hadapannya. Remaja itu segera mengerem sepedanya, menopang tubuh dengan satu kaki di tanah, lalu menepi untuk memberi jalan.

Saat pria itu melangkah ke area yang terang, dia mengenali si remaja dan berkata, "Xiao Ju, kakekmu sudah menunggu di depan pintu sambil memegang pecut!"

Tentu saja remaja itu mengenalinya. Pria itu adalah tukang sol sepatu dari ujung gang sebelah, yang setiap hari pergi ke Jalan Qianmen untuk menyemir dan memperbaiki sepatu kulit orang-orang.

Mendengar ucapan si tukang sepatu, hati remaja itu mencelus, namun dia berpura-pura tidak peduli dan menyahut, "Cuma dipukul sekali dua kali, anggap saja digaruk."

"Hehe, entah siapa yang waktu itu menangis tersedu-sedu."

Begitu si tukang sepatu berkata demikian, remaja itu langsung terdiam. Wajahnya terasa panas. Terakhir kali dipukul, dia tidak hanya menangis, tetapi juga

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait