Cakrawala Abadi

Cakrawala Abadi

Penulis: Len Cong Shuhui
17ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
72bab Capítulo

Apa yang bisa dilakukan seekor babi? Tidak hanya bisa berlatih, melawan monster, memecahkan kasus, tapi juga mampu memikat para dewa! “Aku bersumpah, aku harus menjadi babi yang membanggakan, babi yan

Bab Satu: Juju

Cahaya Lilin berdiri di atas awan, menatap dengan cemas pertarungan antara pria berbusana biru dan gumpalan asap hitam yang tak terpisahkan satu sama lain. Semakin lama hatinya semakin diliputi kegelisahan.

Bibirnya telah digigit hingga pucat, alisnya berkerut rapat, tangan yang tersembunyi di balik lengan panjang semakin mengepal tanpa celah sedikit pun.

Ini adalah pertempuran para dewa agung, sementara dirinya, dewa kecil dengan kekuatan terbatas, sama sekali tidak layak untuk ikut serta!

Meskipun ada dewa kecil yang nekat maju, hanya akan berakhir dengan kematian sia-sia. Jadi kini ia hanya bisa menjadi penonton dari kejauhan.

“Guru, Dewa Agung itu...” Melihat asap hitam nyaris menelan Chizhong, ia menahan tangis karena khawatir, lalu melirik perempuan berpakaian ungu di sampingnya, penuh kecemasan.

Selama ribuan tahun, gurunya selalu tersenyum tenang seperti sekarang; bahkan ia, dewa kecil, bisa melihat bahwa Dewa Agung Chizhong yang berbaju biru itu kini sudah kalah. Namun gurunya tetap tampak tenang dan santai.

Guru tidak seperti dirinya, guru adalah dewa agung dengan kedudukan lebih tinggi dari Chizhong yang sedang bertarung melawan asap hitam itu!

Sungguh tak paham, mengapa gurunya bisa tetap acuh tak acuh menghadapi situasi genting seperti ini?

“Guru, Dewa Agung benar-benar hampir tak sanggup lagi!” Ia tak tahan, kembali mengingatkan.

Kali ini, ia melihat gurunya malah menutup mata dengan santai, tampak sangat nyaman.

Mungkin orang lain tidak tahu, tapi ia paham betul, ekspresi guru itu menandakan rasa

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait