Su Qi'an, seorang pemuda modern teladan abad ke-21, secara tak terduga jiwanya menyeberang ke sebuah dinasti feodal kuno yang tidak pernah tercatat dalam sejarah, bernama Liang Agung, setelah menyelam
Ketika Su Qi'an terbangun dari tidurnya, ia memandangi pakaian kematian yang melekat di tubuhnya dan wajah asing yang sama sekali tidak ia kenali. Ia duduk terpaku cukup lama sebelum akhirnya tersadar. Benar, meski ia enggan mengakuinya, kenyataannya ia telah menyeberang ke dunia lain! Tidak seperti para tokoh utama dalam kisah-kisah lain yang mendapat anugerah sistem ajaib atau keberuntungan luar biasa, bahkan wanita cantik pun sering datang menghampiri mereka. Namun, ia justru terlempar ke sebuah kerajaan feodal yang sama sekali tidak tercatat dalam sejarah, bernama Liang Agung. Dan pemilik tubuh yang ia tempati ini pun memiliki nama yang sama dengannya.
Dari sisa-sisa ingatan yang mulai ia cerna, pemuda bernama Su Qi'an ini ternyata seorang sarjana muda, bahkan disebut sebagai bocah ajaib di masa kecilnya. Pada usia delapan tahun, ia telah meraih gelar siswa cerdas, dan di umur dua belas tahun berhasil menjadi sarjana muda. Awalnya banyak yang mengira ia akan menjadi orang besar, namun siapa sangka, dalam sepuluh tahun berikutnya, berkali-kali ia gagal dalam ujian pegawai negeri tingkat menengah, hingga akhirnya menjadi bahan tertawaan terbesar di Kabupaten Lingbei.
Tak hanya itu, ia juga sering menjadi korban olok-olok Wang Er, seorang preman desa. Harga dirinya sebagai cendekiawan membuatnya memilih mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke sungai. Sungguh nasib yang pilu. "Ah, satu lagi pemuda yang menjadi korban pemikiran feodal," batin Su Qi'an yang kini menguasai tubuh itu.
Su Qi'an merasa cukup iba dengan nasib