Refleksi Daerah Tiga Sungai oleh Da Luo Luo

Keberanian Dinasti Song Da Luoluo 797kata 2026-03-25 05:32:47

Terima kasih kepada Qidian, terima kasih kepada editor Qingzhou, dan terima kasih kepada semua pembaca yang telah mendukung Luo Luo dengan memberikan suara, berlangganan, dan memberikan hadiah. Berkat dukungan dan bantuan kalian semua, karya terbaru Luo Luo yang berjudul "Keberanian Dinasti Song" akhirnya mendapatkan kesempatan direkomendasikan oleh Sanjiang.

Karya Luo Luo kali ini tetap mempertahankan gaya humor dan kelucuan dari karya sebelumnya "Menyelamatkan Dinasti Ming". Saya yakin dari segi keterbacaan, para pembaca akan tetap merasa puas. Memberikan kebahagiaan dan tawa kepada pembaca sebenarnya adalah tujuan utama novel Luo Luo, jadi kelucuan ini tidak boleh berhenti!

Namun, sambil terus menghadirkan kelucuan, Luo Luo juga ingin mencoba sedikit terobosan. Sebelumnya, Luo Luo biasanya memilih tokoh utama yang licik dan cerdik, jarang menulis tentang pemuda penuh semangat. Kali ini, Luo Luo ingin menceritakan kisah seorang remaja penuh idealisme yang menghidupkan kembali kejayaan Dinasti Song.

Mungkin pembaca akan merasa ini terlalu berlebihan, bagaimana mungkin seorang remaja bisa memiliki kemampuan seperti itu? Hmm, apakah benar dia memiliki kemampuan itu sulit untuk dibuktikan, tapi Luo Luo yakin setiap siswa SMA kelas dua di Tiongkok abad ke-21 sebenarnya sudah tahu bagaimana cara menyelamatkan Song dari penjajahan Jin.

Pelajaran sejarah sudah mengajarkan semuanya!

Ketika Jepang datang menyerang, apa yang harus kita lakukan? Tentu saja perang total, tanpa memandang usia, tanpa memandang wilayah, berjuang sampai kemenangan diraih.

Logika yang sama berlaku ketika Kerajaan Jin datang menyerang, apa yang harus dilakukan oleh penguasa dan rakyat Song? Tentu saja perlawanan menyeluruh, meninggalkan gaya hidup nyaman dan santai sebelumnya, menghapuskan budaya yang mengutamakan literasi dan mengabaikan militer, merombak aturan distribusi kekayaan, semuanya demi melawan Jin, menjadikan seluruh penduduk dan tanah menjadi kekuatan untuk perlawanan.

Tidak ada hal lain yang lebih penting selain melawan dan menyelamatkan dari Jin!

Sementara itu, bangsa Jin tidak memiliki pesawat, meriam, tank, kapal perang, bahkan jumlah penduduknya pun tidak banyak. Mereka bukanlah makhluk mistis atau superhero yang kebal mati.

Jika seluruh tentara dan rakyat Song benar-benar bersatu dan mengerahkan sebagian besar kekuatan mereka untuk berjuang, bagaimana mungkin mereka bisa kalah?

Mengenai bagaimana seorang remaja penuh idealisme yang berubah menjadi Pangeran Yun dari Song, Zhao Kai, memobilisasi tentara dan rakyat Song, mengubah kekuatan mereka menjadi kekuatan perlawanan melawan Jin, jawabannya ada dalam novel Luo Luo!

Dijamin seru dan cukup masuk akal.

Selain itu, novel ini akan dirilis pada tanggal 1 Januari, mohon dukungannya dengan berlangganan, memberikan suara bulanan, dan menjadikan ini sebuah karya unggulan!

—— Salam hormat dari Luo Luo!