Surat Penyesalan Diri dari Kaisar
Sejak awal buku ini dibuka, aku selalu cemas siang dan malam, khawatir jika tidak rajin menulis akan mengecewakan para pembaca.
Bukan berarti aku meninggalkan cerita ini, hanya ingin memberitahukan jadwal pembaruan bab.
Akhir-akhir ini, setiap hari aku melihat para pembaca mengeluhkan waktu pembaruan yang tidak stabil...
Sebenarnya seharusnya bisa lebih konsisten. Buku sebelumnya selalu terbit sekitar pukul sepuluh pagi.
Namun, belakangan ini pekerjaan di kantor sangat banyak (tiba-tiba diberikan beberapa tugas yang sangat repetitif), rekan kerja yang satu posisi sudah pergi, jadi aku merasa sangat terganggu.
Selama periode ini, aku menulis dengan memanfaatkan waktu-waktu singkat, kadang pakai ponsel, kadang pakai komputer, bahkan waktu istirahat siang pun digunakan, harus sembunyi dari rekan kerja (aku orangnya mudah malu, tidak ingin ketahuan sedang menulis novel).
Kemampuan otakku yang biasanya hanya setara prosesor biasa, sekarang dipaksa bekerja sekeras prosesor generasi keempat, pendingin terbaik pun tak mampu meredam panasnya, setiap hari rasanya seperti hendak naik ke langit.
Sebenarnya, saat baru mulai menulis buku ini, semuanya terasa ringan. Tugas-tugas yang seharusnya dikerjakan tahun ini pun hampir selesai.
Tak disangka, mendekati akhir tahun banyak masalah bermunculan.
Benar-benar menjengkelkan.
Andai saja aku tahu, pasti akan menunggu sampai tahun baru untuk memulai.
...
Untuk sementara, waktu pembaruan bab akan terjadi antara pukul enam sampai sepuluh malam.
Para pembaca bisa membacanya keesokan hari.
...
Oh ya.
Terima kasih kepada pembaca "Mengukir Kemuliaan Saat Itu" atas dukungan sebagai pemimpin aliansi.
Dua buku sudah menjadi pemimpin aliansi.
Aku tidak tahu bagaimana harus membalasnya, nanti kita tidur bersama saja.
Hukum Dasar Penalaran sedang dalam proses penulisan, mohon menunggu sejenak.
Setelah konten diperbarui, silakan segarkan halaman untuk mendapatkan pembaruan terbaru!