Kembali ke Dinasti Ming Selatan Menjadi Seorang Pangeran

Kembali ke Dinasti Ming Selatan Menjadi Seorang Pangeran

Penulis: Sarang Ikan
27ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
100bab Capítulo

Pada tahun kelima belas masa pemerintahan Kaisar Chongzhen, pasukan pemberontak petani menyapu seluruh tanah Zhongzhou dengan kekuatan tak terbendung. Pada tahun yang sama, pasukan Dinasti Ming mengal

Bab Satu: Perpindahan ke Timur

Musim dingin tahun kelima belas pemerintahan Chongzhen, Prefektur Runing, Henan.

Sepanjang mata memandang, pepohonan dan rerumputan tampak suram, tanah pertanian retak-retak, bangunan roboh, seluruh dunia seolah diliputi kehampaan tanpa tanda-tanda kehidupan.

Di jalan utama yang menghubungkan Runing menuju De'an, sebuah rombongan berjumlah lebih dari tiga ratus orang melangkah perlahan ke arah selatan.

Zhu Linze, yang menunggang kuda di barisan depan, tak kuasa menahan diri untuk menoleh ke belakang, ke arah kota Runing.

Pada bulan November tahun kelima belas era Chongzhen, gabungan pasukan pemberontak pimpinan Chuang Cao hendak memanfaatkan kemenangan untuk menyerang pasukan Qin di bawah komando Sun Chuanting.

Kota Runing yang dijaga ketat menjadi duri di mata para pemberontak. Di bawah pimpinan Li Zicheng, Luo Rucai, dan lima batalion Ge Zuo, mereka memutuskan menaklukkan kota Runing terlebih dahulu, baru setelahnya mencari kesempatan bertempur dengan pasukan Qin.

Saat ini, Li Zicheng, yang dijuluki "mesin pemangsa pangeran Ming," seharusnya telah menembus kota Runing.

Setelah kota itu jatuh, keluarga bangsawan Runing yang dipimpin oleh Pangeran Chong pasti akan jatuh ke tangan Li Zicheng. Jika Li Zicheng cukup cekatan, mungkin saja saat ini Gubernur Jenderal Yang Wenyue pun telah dieksekusi.

Hanya rerumputan liar yang tersisa di jalan para pangeran, tak lagi ada rumah-rumah megah bagi anak-anak kaisar.

Semua ini adalah buah dari kesalahan keluarga Zhu. Di wilayah tengah negeri saja, hanya di provinsi

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait